Strategic Planning For Information System

Artikel berikut ini akan membahas terkait Strategic Planning For Information System  atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Perencanaan Strategis Sistem Informasi. Selanjutnya Perencanaan Strategis Sistem Informasi ini akan kita sebut dengan PSSI.

Sebelum dibahas lebih lanjut ada baiknya menjawab pertanyaan berikut ini. Apa sebenarnya tujuan dari proses PSSI ini? Tujuan utama dari pembuatan PSSI ini adalah untuk memperoleh yang namanya competitive advantage. Competitive Advantage  adalah keunggulan dalam bersaing. Dalam hal ini adalah keunggulan dalam persaingan bisnis dengan kompetitor.

Apa output dari PSSI dan bagaimana langkah ataupun proses yang harus dilakukan dalam membuat PSSI? Output dari PSSI ada 4 hal diantaranya adalah:

  1. Strategi Bisnis
  2. Strategi Sistem Informasi
  3. Strategi Teknologi Informasi
  4. Portfolio Sistem Informasi

Adapun langkah yang dilakukan untuk menyusun PSSI bisa digunakan dengan menggunakan berbagai macam pendekatan, bisa menggunakan pandangan dari Ward and Peppard, Anita Casidy ataupun J, Martini. Untuk pembahasan pada artikel ini akan digunakan menggunakan pendekatan dari Ward and Peppard. Kerangka kerja PSSI dengan menggunakan pendekatan Ward and Peppard dapat dilihat pada gambar 1.

Kerangka Model Ward n Peppard

    Gambar 1. Kerangka Ward and Peppard

Dalam kerangka Ward and Peppard dapat dibagi secara umum menjadi 3 bagian utama, yakni:

  1. Input (Internal/Eksternal IS/IT Environment dan Internanl/Eksternal Business Environment)
  2. Process (IS/IT Strategy Process)
  3. Output (Business IS Strategies, IS/IT Management Strategy. IT Strategy dan Future Application Portofolio)

Adapun keterkaitan antara output  PSSI dari kerangka  Ward and Peppard dapat dilihat pada gambar 2.

Relasi Antara Strategi Bisinis, SI dan TI

Gambar 2. Hubungan Antara Business Strategy, IS Strategy dan IT Strategy

Penjelasan mengenai bagian Input adalah sebagai berikut:

  • Pada bagian input dilakukan proses analisa baik dari lingkungan internal maupun eksternal yang berkaitan dengan hal bisnis ataupun hal yang berkaitan dengan IS/IT.
  • Tools yang digunakan untuk melakukan analisa banyak pilihan. Diantaranya bisa menggunakan tools analisa SWOT, CSF, VALUE CHAIN, PEST, BSC dll.
  • Analisa yang dilakukan terhadap lingkungan internal dan eksternal memiliki objek-objek khusus yang perlu dianalisa. Contoh: Dalam lingkungan bisnis internal, hal yang perlu untuk dianalisa diantaranya adalah mengenai visi dan misi, struktur organisasi, kegiatan bisnis organisasi, kegiatan masing-masing fungsional dll)
  • Penggunaan Tool analisa dapat dikolaborasikan penggunaanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: