Silogisme Kategorik

Silogisme kategorik adalah suatu bentuk formal dari deduksi yang terdiri dari proposisi-proposi kategorik (atau: silogisme yang semua proposisinya adalah proposisi kategorik). Proposinya adalah proposi Universal  sebagai premis atau pangkal umum tempat berpijak harus proposisi universal. Sedangkan untuk pangkal khususnya harus dibuat dibawah aturan Pangkal Khusus.

Contoh:

  • universal (umum) : Semua Manusia (universal) tidak lepas dari kesalahan.
  • khusus : Semua cendikiawan (khusus) adalah manusia.
  • kesimpulan: Semua cendikiawan tidak lepas dari kesalahan.

Bila pernyataan khususnya berupa proposisi singular, cara penyimpulannya juga sama.

Contoh:

  • Semua manusia (universal) adalah terdidik.
  • Hasan (singular-khusus) adalah mahasiswa.
  • Hasan adalah terdidik.

Contoh:

  • Semua pahlawan (umum) adalah orang yang berjasa.
  • Kartini (singular-khusus) adalah pahlawan.
  • Kartini adalah orang yang berjasa.

Sekarang kita akan bermain dengan istilah premis mayor dan premis minor. Yang dimaksud dengan premis mayor adalah premis yang didalamnya terdapat hal umum. Atau bisa dikatakan premis mayor = premis umum. Sedangkan premis minor = premis khusus.

Contoh:

  • Semua Manusia (Mayor) akan mati (p=predikat) = premis mayor. Manusia merupakan middle term
  • Plato (subjek) adalah Manusia (middle term) = premis minor. Manusia merupakan middle term.
  • Jadi, Plato (subjek) akan mati (predikat) = konklusi.

Jadi Langkah pertama, tandailah lebih dahulu term-term yang sama pada kedua premis. Pada premis diatas Manusia merupakan middle term. Setelah menemukan middle term lalu kita tulis dengan tanda M (middle term). Term lain pada premis mayor  merupakan predikat (P) dan pada premis minor merupakan subjek (S).

Kemudian tulis konklusi dengan menulis secara lengkap term S dan P nya. Untuk menentukan premis mayor tidaklah sulit, karena selalu disebut diawal bangunan silogisme. Term Tengah (middle term) tidak boleh disebutkan dalam konklusi. Namun demikian kita perlu memperhatikan patokan-patokan lain agar didapat kesimpulan yang absah dan benar.

Contoh lagi:

  • Semua tanaman (M) membutuhkan air (P). –> Mayor
  • Akasia (S) adalah tanaman (M). –> Minor
  • Jadi Akasia (S) membutuhkan air (P). –> Konklusi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: