Hukum Silogisme

  1. Bila dalam suatu premis terdapat premis partikular, maka kesimpulnya harus partikular juga.

contoh:

  • Semua yang halal menyehatkan.
  • Sebagian makanan tidak menyehatkan.
  • Jadi, sebagian makanan tidak halal dimakan (Kesimpulannya tidak boleh: semua makanan tidak halal dimakan)

contoh:

  • Semua cerita cabul tidak boleh untuk mendidik.
  • Sebagian cerita Jaka Tarub adalah cabul.
  • Jadi, sebagian cerita Jaka Tarub tidak boleh untuk mendidik.

2. Bila salah satu premis terdapat premis negatif, maka kesimpulannya harus negatif.

contoh:

  • Semua korupsi tidak disenangi.
  • Sebagian pejabat adalah korupsi.
  • Jadi sebagian pejabat tidak disenangi.( tidak boleh sebagian pejabat disenangi)

3.  Dari 2 premis yang sama-sama partikular tidak bisa (tidak sah) diambil kesimpulan

contoh:

  • Beberapa politikus tidak jujur.
  • banyak cendikiawan adalah politikus.
  • Jadi, banyak cendikiawan tidak jujur (tidak sah)

Contoh:

  • Beberapa orang kaya kikir.
  • Beberapa pedagang adalah kikir.
  • Jadi, beberapa pedagang adalah kikir. (tidak sah)

4. Dua premis yang sama-sama negatif tidak menghasilkan kesimpulan apapun, sebab tidak ada mata rantai yang menghubungkan kedua proposisi premisnya.

contoh:

  • Kerbau bukanlah bunga mawar.
  • Kucing bukanlah bunga mawar.
  • (Tidak ada kesimpulan!)

contoh:

  • Tidak satupun drama yang baik mudah dibuat.
  • Tidak satupun drama Rendra mudah dibuat.
  • (Kesimpulannya adalah tidak sah!)

5.  Term penengah harus mencakup dari 2 premis yang term penengahnya tidak tertebar (mencakup), akan menghasilkan kesimpulan yang salah.

contoh:

  • Semua ikan berdarah dingin
  • Binatang (tidak tertebar) ini berdarah dingin.
  • Jadi, binatang ini adalah Ikan? (Padahal bisa jadi binatang melata !)

contoh:

  • Semua tanaman membutuhkan air.
  • Manusia membutuhkan air.
  • Jadi, manusia adalah Tanaman?

6. Term Predikat dalam kesimpulan harus konsisten dengan term predikat yang ada pada premisnya. Bila tidak, kesimpulannya menjadi salah.

contoh:

  • Kerbau adalah binatang.
  • Kambing bukan kerbau.
  • Jadi kambing bukan binatang?? (Binatang pada konklusi merupakan term negatif, sedangkan premis adalah term positif)

contoh:

  • Hasan adalah manusia.
  • Budi bukan Hasan.
  • Jadi, Budi bukan manusia ??

7. Term Penengah harus bermakna sama, baik dalam premis mayor maupun minor. Bila term penengah bermakna ganda, kesimpulannya akan menjadi lain.

contoh:

  • Bulan itu bersinar di langit.
  • Januari adalah nama bulan.
  • Jadi,Januari bersinar di langit??

8. Silogisme harus terdiri dari 3 term. Term subjek. predikat, dan middle. Bila terdiri dari 1 tema tidak bisa diturunkan kesimpulan, begitupula bila terdiri dari 2 term atau malah lebih dari 3 term.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: