Art Of Speak

PUBLIC SPEAKING

A. Doktrin Ketika Menjadi Public Speaker

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam public speaking adalah sebagai berikut:
1. Jika hanya dibayangkan, sesuatu itu tidak akan pernah terjadi sampai kapan pun, sebaik apapun pemikiran yang ada di dalam benak anda.
2. Hidup yang tidak dijalani untuk orang lain bukanlah hidup (Theresa)
3. Sometime you win, sometime you learn.
4. Kesuksesan adalah kedamaian pikiran, yang merupakan hasil langsung dari kepuasan diri karena mengetahui bahwa anda telah melakukan yang terbaik untuk menjadi terbaik yang bisa anda capai!
5. Gunakan kemampuan terbaik mu sebaik-baiknya.
6. Jujurlah pada dirimu sendiri.
7. Jadikan setiap hari sebagai karya agung mu.
8. Bantulah orang lain.
9. Belajarlah baik-baik dari buku yang baik.
10. Jadikan persahabatan sebagai sebuah seni.
11. Bersiaplah menghadapi keadaan yang tidak enak.
12. Berdoalah, mintalah panduan dan bagikan berkat setiap hari.

B. Persiapan sebelum melakukan Presentasi

1. Cool, tenang, percaya diri. U are the one that really know about what you talk.
2. Menguasai Audience dengan suara Anda (Hipnotis menggunakan suara)
3. Anda sudah hadir di depan panggung, artinya anda memang harus berbicara.
4. Orang lain ingin melihat hal terbaik yang bisa anda berikan saat presentasi.
5. Jadi tidak ada alasan untuk malu-malu di depan umum.
6. Setiap perkataan libatkan emosi (theater)
7. Kamu Adalah calon Manajer, yang akan terus berbicara di depan umum.
8. Kamu adalah calon Nara sumber, maka kamu suatu saat akan terus berbicara di depan Umum.
9. Semua yang sudah dipikirkan dengan matang, tidak akan pernah akan terjadi tanpa adanya implementasi.
10. Mempersiapkan Materi Sebaik mungkin dan se-siap mungkin. Minimal Anda sudah mencoba untuk gladi presentasi 3 kali, sehingga anda benar-benar sudah siap ketika akan melakukan presentasi.
11. Percaya dirilah, orang lain tidak lebih baik dari Anda.
12. Persiapan Joke Pribadi Anda
a. Gaya Sok
b. Gunakan kemampuan yang Anda Bisa
c. Menyindir Gaya Orang lain
13. Jangan berbicara hal yang tidak dipahami dengan baik oleh Anda sendiri.
14. Humoris, Anda harus menyiapkan Guyonan, cerita lucu, tebak-tebakan, dll (Metode Belajar)
15. Komunikatif dengan Audience.
16. Tidak terlalu sensitif, menjadikan diri anda sebagai objek pembicaraan orang lain di dalam pikiran Anda sendiri.

C. Persiapan yang diperlukan untuk menjadi MC
1. Suara (Diafragma)
2. Hampir sama apa yang perlu dilakukan saat akan melakukan presentasi dan berbicara di depan umum.
D. Persiapan untuk Memberikan Materi Bahan Ajar
1. Melakukan pendekatan terhadap masing-masing mahasiswa. Disapa, dibecandain, ditegur, dicomment, diperhatikan, disebut namanya, dipuji.
2. Memahami overview semua materi bahan ajar yang akan diberikan kepada mahasiswa.
3. Menyusun kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah melewati perkuliahan.
4. Menemukan model-model gaya pembelajaran yang menarik bagi mahasiswa, yang berbasis pada SLC (Student Learning Center). Disesuaikan dengan karakteristik dari materi yang akan diberikan.
5. Mengemas materi se-efisien dan se-efektif mungkin. Dengan menggunakan media visual yang menarik, dan memberikan contoh yang terdekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
6. Memasukan motivasi di sela-sela materi.
7. Memutar musik.
8. Mempersiapkan Joke, humor, dll
9. Mempersiapkan skenario materi.
10. Membuat pembukaan , untuk menjadi daya tarik bagi mahasiswa terkait materi yang akan disampaikan. Contohnya adalah pembahasan mengenai energi. Memanfaatkan semua kejadian yang ada di sekitar kita sebagai contoh. Disini dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi.
11. Model-Model Pembelajaran:
a. Membuat mind map (peta konsep)
b. Buku
c. Poster
d. Video Puisi
e. Membuat Rumah-rumahan
f. Menganalisa
g. Project
h. Presentasi
i. Membahas, atau membuat artikel dari bahan bacaan tertentu
j. Membuat atau menerangkan materi berikutnya
k. Diskusi dan Debat
l. Mengemas materi dikaitkan dengan iklan, film, atau cuplikan video
12. Rehat berfikir setelah 20 menit.
13. Berikan kesempatan mahasiswa untuk eksplorasi lebih banyak terkait materi yang disampaikan.
14. Membuat materi yang disampaikan menjadi long term memory.
15. Menimbulkan rasa senang dalam belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: